YUKA Natural Soap | Pesona Keharuman Alami

Yuka Natural Soap adalah sabun yang diramu dari bahan alami, 100% NON Alkohol dan NON Deterjen. Terinspirasi dari kekayaan alam, Yuka disajikan dalam harmoni keunggulan aroma dan kualitas.

YUKA Natural Soap | Katalog Produk

Dengan Yuka natural Soap, kini Anda bisa nikmati sensasi Home Spa setiap hari dengan kualitas istimewa. All Varian: Baca Selengkapnya

Best Choice, Best Price, Best Seller, Best Quality

Inspirasi Cantik Alami | Best Seller Product. Menyajikan produk pilihan alami kesehatan dan kecantikan dengan harga menarik dan kualitas terbaik, pilihan utama Anda.

Masker Herbal Spirulina | Nutrisi Alami bagi Kulit

Spirulina adalah sejenis gangang hijau biru yang merupakan sumber nutrisi yang kaya asam amino essensial, vitamin, mineral, karotenoid yang dibutuhkan oleh tubuh.

Tiens Aura Energy Stone | Inspirasi Cantik Alami

Apa sih sebenarnya Kalung Aura Energy itu? Aura Energy Stone adalah kalung yang mampu menghasilkan sinar infra merah, ion negatif, terbukti mampu meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Showing posts with label Perawatan Gigi. Show all posts
Showing posts with label Perawatan Gigi. Show all posts

Thursday, May 31, 2012

Minuman Berenergi Bikin Gigi Rapuh

Banyak orang berpikir bahwa minuman berenergi memiliki banyak manfaat kesehatan dibandingkan minuman bersoda. Namun meski membantu tubuh tetap bugar, jenis minuman ini ternyata berbahaya untuk gigi. Menurut laporan terbaru yang diterbitkan dalam jurnal General Denstistry, banyak mengonsumsi minuman ini sama dengan membiarkan gigi "mandi asam".
"Banyak pasien yang terkejut mengetahui bahwa gigi bisa rusak karena minuman ini," tukas Poonam Jain, BDS, MS, MPH, salah satu peneliti kasus ini. Mereka mengungkapkan bahwa minuman berenergi bisa menyebabkan kerusakan gigi dua kali lebih banyak pada gigi.

Penelitian mengungkapkan, hanya dalam lima hari setelah terus-menerus terpapar minuman ini, tingkat keasaman minuman ini akan mengikis email gigi. Email gigi yang terkikis lama-kelamaan menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki lagi. Padahal tanpa perlindungan dari email gigi, gigi bisa menjadi lebih sensitif dan lebih mudah berlubang, serta lebih rentan terhadap kerusakan gigi lainnya.
"Masalah ini umumnya dialami oleh remaja, dan mereka tidak menyadari bahwa kebiasaan mereka minum minuman berenergi merupakan sumber kerusakan gigi mereka," ungkap Jennifer Bone, DDS, Magd, juru bicara Academy of General Dentistry (AGD).

Menurut penelitian yang dilakukan di Amerika, sekitar 50 persen remaja mengonsumsi setidaknya satu minuman berenergi dalam sehari, dan lebih dari 60 persen remaja secara teratur mengonsumsinya. Melalui penelitian ini, para peneliti berharap untuk bisa mendidik orangtua dan remaja tentang risiko kedua jenis minuman ini. Minuman energi merupakan sumber tersembunyi dari gula dan bisa menyebabkan serangan obesitas, diabetes, dan jantung. Selain gula, minuman energi juga mengandung kadar kafein yang tinggi.

Jika mengalami kesulitan untuk mengurangi minuman ini, Bone merekomendasikan untuk segera membilas mulut dengan air atau mengunyah permen karet bebas gula sesudah meminumnya. "Peningkatan aliran air liur akan membantu mengembalikan tingkat keasaman mulut dalam batas normal," tukasnya.
Ia juga merekomendasikan untuk tidak langsung menyikat gigi setelah minum minuman berenergi. Menyikat gigi setelah minum sport drinks justru bisa menyebarkan asam ke seluruh permukaan gigi, dan meningkatkan pengikisan email gigi.


Sumber: Shine

Wednesday, May 30, 2012

Minuman Penyebab Gigi Kuning

Gigi yang sehat bisa dicapai dengan cara rajin menyikat gigi pada pagi dan malam hari. Namun, hal ini saja belum cukup bila kita tidak memerhatikan berbagai hal yang bisa berpengaruh pada kesehatan gigi. Misalnya, sering minum teh dan kopi.

Konsumsi minuman ini dapat menyebabkan perubahan pada warna gigi. "Kandungan tanin dalam kedua minuman ini bisa mengubah warna lapisan terluar gigi atau enamel, begitu juga dengan minuman lain yang berwarna, seperti minuman bersoda, wine, atau sirup," jelas drg Natalia Ekaputri Hutting, SKG.
Akibatnya, permukaan gigi akan tampak berwarna kehitaman atau kecoklatan. Noda pada gigi akan lebih mudah terbentuk pada permukaan gigi yang kasar, baik akibat plak gigi maupun permukaan anatomi gigi yang tidak rata.

Solusi: "Sebenarnya, kebiasaan minum kopi atau teh tidak terlalu berbahaya bagi kesehatan gigi dan gusi. Namun, bila bisa dikurangi akan lebih baik. Yang lebih berisiko adalah bila kita mengabaikan perawatan kesehatan gigi dan mulut, seperti menyikat gigi," kata drg Natalia.

Menyikat gigi dengan baik dan benar adalah satu-satunya cara untuk menjaga keseimbangan flora di dalam mulut, sehingga mencegah munculnya plak, karang, dan lubang pada gigi akibat bakteri. Selain itu, drg Natalia juga menyarankan kita untuk:

* Mengunjungi dokter gigi untuk kontrol rutin dengan frekuensi dua kali setahun.
* Membersihkan karang dan noda pada gigi secara profesional di dokter gigi. "Permukaan gigi yang tidak rata dapat dikoreksi dengan pembuatan sealent atau semacam lapisan pelindung permukaan gigi, terutama yang berceruk dalam, sehingga lebih mudah dibersihkan," imbuh drg Natalia.
* Tindakan pemolesan tambalan yang kasar atau permukaan gigi yang kasar yang dilakukan oleh dokter gigi juga dapat membuat permukaan gigi lebih mudah dibersihkan.
* Menghindari minuman berwarna bila baru saja menjalani treatment seperti pemutihan atau penambalan gigi depan dalam waktu 2-3 minggu, karena warna minuman bisa mengubah kestabilan warna bleaching atau tambalan gigi depan.


(Prevention Indonesia/Irene J. Meiske)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...