YUKA Natural Soap | Pesona Keharuman Alami
Yuka Natural Soap adalah sabun yang diramu dari bahan alami, 100% NON Alkohol dan NON Deterjen. Terinspirasi dari kekayaan alam, Yuka disajikan dalam harmoni keunggulan aroma dan kualitas.
YUKA Natural Soap | Katalog Produk
Dengan Yuka natural Soap, kini Anda bisa nikmati sensasi Home Spa setiap hari dengan kualitas istimewa. All Varian: Baca Selengkapnya
Best Choice, Best Price, Best Seller, Best Quality
Inspirasi Cantik Alami | Best Seller Product. Menyajikan produk pilihan alami kesehatan dan kecantikan dengan harga menarik dan kualitas terbaik, pilihan utama Anda.
Masker Herbal Spirulina | Nutrisi Alami bagi Kulit
Spirulina adalah sejenis gangang hijau biru yang merupakan sumber nutrisi yang kaya asam amino essensial, vitamin, mineral, karotenoid yang dibutuhkan oleh tubuh.
Tiens Aura Energy Stone | Inspirasi Cantik Alami
Apa sih sebenarnya Kalung Aura Energy itu? Aura Energy Stone adalah kalung yang mampu menghasilkan sinar infra merah, ion negatif, terbukti mampu meningkatkan sistem imunitas tubuh.
Friday, April 17, 2015
Manfaat Jus Wortel Untuk Kulit Wajah
Tuesday, March 17, 2015
Manfaat Air Beras untuk Kulit Wajah
![]() |
| Manfaat Air Beras Untuk Kulit Wajah |
Monday, March 16, 2015
Manfaat Air Kelapa untuk Kulit
![]() |
| Manfaat Air Kelapa untuk Kulit |
Thursday, January 1, 2015
Cara Mengatasi Kulit Kaki Kasar dan Pecah
Monday, April 29, 2013
7 Cara Alami Terbaik Menghilangkan Bekas Luka
![]() |
| 7 Cara Alami Terbaik Menghilangkan Bekas Luka |
Tak heran jika beberapa orang khawatir akan hal tersebut bahkan rela melakukan cara apa saja. Berbagai produk lotion khusus atau salep khusus pun dibeli, bahkan ada juga yang nekat melakukan operasi plastik atau laser agar kulitnya menjadi mulus kembali tanpa peduli berapa biaya yang harus dikeluarkan!
Sebenarnya, selain pengobatan modern, ada alternatif yang tidak kalah ampuhnya untuk menghilangkan bekas luka. Alternatif tersebut dapat dilalui dengan menggunakan bahan tradisional.
Selain tidak ada efek samping, biayanya juga terjangkau dan dapat dilakukan semua orang di rumah. Penasaran dengan bahan tradisonal apa saja yang dapat dicoba? Mari simak artikel ini.
Tuesday, April 16, 2013
Mencegah Stretch Marks Selama Kehamilan
![]() |
| Mencegah Stretch Marks Selama Kehamilan |
Saturday, March 9, 2013
Manfaat Totok Wajah
![]() |
| Manfaat Tototk Wajah |
Tuesday, October 16, 2012
Lendir Bekicot yang Menjijikkan Bisa Jadi Obat Jerawat Mujarab
Lendir bekicot sebenarnya sudah populer sebagai krim produk kecantikan di Korea, Yunani dan Afrika selama bertahun-tahun. Baru-baru ini, pasar Amerika Serikat pun dihebohkan dengan krim ajaib ini.
Krim yang mengandung lendir bekicot dipasarkan sebagai solusi mengatasi jerawat. Lendir bekicot juga dipercaya untuk mengurangi pigmentasi, jaringan parut dan keriput.
Lendir bekicot telah digunakan secara sporadis dan diakui potensinya sejak zaman Yunani Kuno. Hippocrates dikabarkan merekomendasikan menggosok bekicot yang sudah hancur untuk meringankan kulit yang meradang.
Namun, potensi produk kecantikan dari lendir ditemukan kembali secara kebetulan ketika petani bekicot di Chili melihat kulitnya dapat sembuh dengan cepat, tanpa bekas luka, setelah memegang bekicot untuk pasar makanan Prancis.
Lendir bekicot, yang secara teknis disebut Helix Aspersa Müller Glycoconjugates, adalah ramuan kompleks protein, asam glikolat dan elastin yang melindungi kulit bekicot dari kerusakan terhadap batu, ranting, permukaan kasar lainnya, infeksi dan sinar UV.
"Ekstrak ini terkenal karena sifat regeneratif, memfasilitasi pemulihan jaringan yang rusak dan mengisi ulang kelembaban di kulit. Hal ini juga efektif dalam mengobati jerawat dan bekas luka," ujar dermatologist Macrene Alexiades-Armenakas, MD, kepada Fashionista, seperti dilansir medicaldaily, Senin (15/10/2012).
Namun, beberapa dermatologists masih skeptis tentang kekuatan dari lendir bekicot. Menurutnya, tidak ada bukti ilmiah untuk mendukung klaim yang dibuat.
"Ada beberapa spekulasi bahwa krim lendir dapat menjadi anti-inflamasi dan menenangkan. Namun tidak ada studi ilmiah yang dihormati untuk membuktikan bahwa itu benar-benar bekerja Untuk saat ini. Saya tetap skeptis," jelas Dr Elizabeth Tanzi, co-direktur Washington Institute of Dermatologic Laser Surgery.
(mer/ir)
Sumber: Wolipop
Tips Mengatasi Kulit Perih Akibat Terbakar Sinar Matahari
Akibatnya, kulit bukan hanya perih, tapi Anda akan merasakan kering, gatal dan bersisik. Penanganan untuk mengatasi kondisi tersebut adalah dengan tips-tips berikut ini, seperti dirangkum Prevention.
1. Air Dingin
Bilas kulit yang terasa terbakar dan perih dengan air dingin. Anda juga bisa mengompresnya dengan es batu. Kompres selama 15 menit. Lakukannya sesering mungkin, hingga Anda merasa nyaman.
2. Jangan Pakai Sabun
Anda boleh mandi dengan air dingin, tapi sebaiknya hindari pemakaian sabun mandi atau sabun wajah. Kandungan sabun hanya membuat kulit semakin kering. Kulit yang kering akan memperparah kondisi.
3. Gunakan Bahan Alami
Untuk meredakan kulit yang terbakar Anda bisa memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di dapur. Misalnya dengan mongempres kulit dengan susu dingin, menerapkan yoghurt di bagian yang perih. Jika area mata yang terasa terbakar, Anda bisa mengompresnya dengan kantung teh bekas yang telah didinginkan sebelumnya.
4. Lembabkan
Air dingin hanya memberikan rasa nyaman pada kulit yang terbakar, namun setelah itu kulit dapat semakin kering. Untuk itu, setelah membilas dengan air, sebaiknya terapkan moisturizer atau usapkan minyak zaitun.
6. Jangan Digaruk atau Digosok
Kulit akan terasa gatal setelah terbakar sinar matahari, tapi hindari menggaruknya. Kulit yang sedang dalam keadaan sensitif bila digaruk dengan kuku atau digosok dengan scrub malah membuah iritasi. Tentu tindakan tersebut akan memperparah keadaan.
(kik/kik)
Sumber: Wolipop
Do's & Don'ts Memakai Produk Bayi untuk Perawatan Kecantikan
Namun tak semua produk bayi cocok untuk orang dewasa. Tekstur dan struktur kulit pada bayi dan orang dewasa sangat berbeda. Jadi sebelum memutuskan untuk merawat tubuh dengan produk bayi, ada baiknya Anda memperhatikan hal-hal berikut yang dilansir oleh Bold Sky.
1. Krim Bayi
Krim yang biasa digunakan untuk sang buah hati juga bisa Anda pakai pada kulit sendiri. Namun, hanya sebagian kecil krim yang dapat membantu melembabkan kulit. Biasanya krim untuk mencegah kekeringan cocok diterapkan pada siku, lutut, tumit dan daerah kering lainnya. Tapi tidak disarankan untuk seluruh badan, apalagi wajah.
Bila memiliki kulit berminyak, sebaiknya jangan menggunakan krim bayi karena sebagian besar tinggi kandungan minyaknya. Hal ini akan membuat pori-pori kulit tersumbat dan menimbulkan komedo serta jerawat.
2. Shampo Bayi
Shampo bayi dapat membuat kulit kepala lebih bersih dan lembut. Akan tetapi, produk ini hanya cocok digunakan untuk orang-orang yang tidak biasa memakai bahan kimia berlebihan pada rambut mereka.
Sebaiknya hindari menggunakan shampo bayi jika rambut mudah berketombe. Penting diingat, shampo bayi tidak cukup baik untuk membersihkan dan melindungi rambut dari debu dan polusi udara karena formulanya yang sangat ringan.
3. Sabun Mandi
Sabun bayi merupakan salah satu produk bayi yang cocok dan aman digunakan segala umur. Sabun si kecil tidak mempunyai kandungan yang berat maka bagus untuk kulit. Sabun bayi dapat melembutkan dan memiliki pelembab yang baik. Selain itu, sabun bayi bisa membuat kulit lebih halus dari sebelumnya.
4. Baby Oil
Baby oil bagus diterapkan untuk semua jenis kulit. Baby oil bisa membuat kulit dan bulu-bulu pada tubuh Anda lebih halus dan lembut. Pakai baby oil setelah Anda mandi. Selain itu, baby oil juga efektif mengangkat make-up di wajah terutama yang waterpfoof. Teteskan baby oil pada kapas, kemudian usapkan kapas tersebut pada mata, bibir juga wajah. Keringkan dengan tisue, lalu bersihkan dengan sabun muka.
Sumber: Wolipop
Saturday, October 6, 2012
Lagi Stres Ya? Ketahuan Lho dari Bahasa Kulit
Gejala stres bukan hanya ditunjukkan melalui perilaku saja seperti timbulnya kecemasan, tetapi juga tampak pada kulit wajah seseorang seperti timbulnya jerawat dan sebagainya. Atasi stres dan lakukan beberapa perawatan khusus agar kulit wajah tetap sehat dan terhindar dari efek buruk stres.
Seperti dilansir prevention, Jumat (05/10/2012) berikut 5 strategi untuk memperbaiki gejala stres pada kulit wajah:
1. Kekeringan
Stres kronis dapat meningkatkan produksi hormon kortisol yang dapat merusak kemampuan kulit untuk menahan air. Hilangnya kelembaban alami kulit juga dapat mengurangi luminositas. Untuk mencegah efek buruk stres terhadap kekeringan kulit, gunakan produk kecantikan yang hypoallergenic dan bebas pewangi.
Produk dengan PH rendah dapat mencegah kekeringan dan peradangan lebih lanjut. Cuci wajah Anda dengan air hangat dan olesi wajah dengan krim yang memiliki manfaat melembabkan.
2. Garis halus
Kortisol juga memicu peningkatan kadar gula darah, yang dapat menyebabkan kerusakan kolagen dan elastin, yaitu serat protein yang mencegah ketegangan otot dan membuat kulit tetap halus. Ketegangan otot juga menyebabkan kerutan permanen pada wajah.
Anda dapat mengurangi garis-garis halus pada wajah dengan mengoleskan krim yang terbuat dari retinol dan antioksidan untuk mendorong produksi kolagen.
3. Kemerahan
Ketika seseorang sedang stres, aliran darahnya akan meningkat karena kapiler darah mengalami perluasan. Karena stres melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga pelebaran kapiler ini dapat bertahan lebih lama dan membuat kulit wajah tampak kemerahan.
Atasi stres dengan cara alami dan Anda dapat mengoleskan krim topikal yang mengandung anti-inflamasi seperti allantoin dan ekstrak akar licorice untuk meringankan kulit wajah yang kemerahan.
4. Jerawat
Stres meningkatkan peradangan yang menyebabkan jerawat. Gunakan krim yang mengandung asam salisilat agar kulit mengalami peluruhan dan sel-sel kulit mati berganti dengan sel-sel yang lebih baru dan sehat.
5. Lingkaran gelap di bawah mata
Kecemasan akibat stres menyebabkan reaksi berantai, yang mengarah ke gangguan tidur ketika malam hari, sehingga menyebabkan munculnya lingkaran gelap di abawah mata. Gunakan irisan mentimun pada mata untuk menyempitkan pembuluh darah dan getah bening yang membawa cairan penyebab warna gelap pada area mata.
Sumber: Detikhealth
Tuesday, September 25, 2012
Akibat Jika Malas Bersihkan Make-up Sebelum Tidur
Meski dapat membuat wanita tampak lebih cantik, make-up bisa berbahaya bila dibiarkan berlama-lama menempel di wajah Anda. Sebelum tidur, sebaiknya jangan lupa membersihkan wajah dan menghapus riasan dari wajah Anda.
Jika malas, ini akibatnya jika Anda tidak membersihkan make-up sebelum tidur, seperti dilansir Boldsky, Senin (24/9/2012):
1. Jerawat
Salah satu alasan utama mengapa Anda harus menghapus riasan sebelum tidur adalah terjadinya jerawat. Make-up dapat memblok pori-pori kulit, sehingga menghalangi aliran alami sebum, yaitu minyak alami kulit, yang menjaga kulit tetap lembab. Ketika pori-pori tersumbat, sel-sel kulit kering cenderung menempel pada pori-pori sehingga terjadi infeksi seperti jerawat, komedo, kulit kering dan lainnya.
2. Keriput
Tubuh akan melakukan detoksifikasi dan peremajaan di malam hari dan telah terbukti bahwa sel-sel jauh lebih aktif pada waktu ini. Tubuh akan memulihkan kerusakan yang dilakukan sepanjang hari dan membuat tubuh bersiap-siap untuk hari berikutnya.
Tapi dengan make-up di malam hari, menjadi sulit bagi sel untuk bekerja dengan baik. Ini akan membuat sel stres berlebihan dan mengakibatkan keriput. Tidak membersihkan make-up sebelum tidur seringkali mengakibatkan penuaan dini.
3. Bulu mata rontok
Tidur dengan riasan mata sering menyebabkan kerontokan bulu mata. Sebagian besar substansi riasan khusus mata seperti maskara dan eyeliner memiliki sejumlah konten lilin yang cenderung mencair sepanjang hari, sehingga menempel dan memblokir folikel bulu mata, yang menyebabkannya lebih mudah rontok.
4. Infeksi mata
Alasan lain menghapus riasan sebelum tidur adalah infeksi mata. Make-up memiliki bahan kimia berbahaya yang cenderung meresap ke mata saat Anda tidur. Bahan kimia ini dapat menyebabkan kehilangan penglihatan mata, mata merah, infeksi mata serius dan lainnya.
5. Bibir menghitam
Bahan berbahaya lainnya adalah lipstik. Meski diklaim diperkaya dengan vitamin E atau zat alami, kehadiran zat kimia pada listrik dapat menyebabkan warna bibir menghitam bila digunakan dalam jangka lama.
(mer/ir)
Sumber: Detikhealth
Thursday, September 20, 2012
5 Manfaat Cuka Untuk Kecantikan
Christophe Robin, orang penting di balik pewarna rambut L'Oreal mengaku bahwa ia menjadikan cuka sebagai resep dalam perawatan rambut dan kulit. Berikut adalah manfaat cuka bagi kecantikan seperti yang dirangkum dari Prevention.
1. Menghaluskan Kulit
Asam yang terkandung dalam cuka dapat menutup pori-pori kulit dan menjadikan kulit lebih berkilau. Robin menyarankan untuk mencampur cuka dengan body lotion Anda, agar aroma menyengat cuka terkamuflase.
2. Rambut Berkilau
Banyak wanita yang tidak membilas shampoo dan conditioner dengan baik sehingga sisa formula masih menempel. Untuk mengatasinya, Robin menyarankan untuk mencampur lima tetes cuka dengan air dingin di dalam mangkuk lalu gunakan setelah keramas, biarkan itu meresap di kulit kepala Anda.
3. Mengobati Gatal
Memiliki masalah gatal-gala pada kulit? Campurkan sedikit sari cuka apel di dalam bak mandi Anda untuk menyembuhkan gatal-gatal di kulit.
4. Mengatasi Ketombe
Cuka sari apel memiliki fungsi anti jamur yang dapat membantu mengurangi ketombe di kulit kepala. Anda dapat menggunakan sebuah botol dengan tutup spray yang diisi dengan campuran separuh air dan separuh cuka sari apel sebagai pembasmi ketombe.
5. Membersihkan Wajah
Cuka mengandung pH yang seimbang untuk kulit dan dapat mengurangi minyak berlebih. Gunakanlah campuran cuka dan air untuk digunakan sebagai toner sebelum menggunakan pelembab di pagi hari.
(kik/kik)
Sumber: Wolipop
Saturday, September 15, 2012
Kesalahan Wanita Saat Cuci Muka yang Buat Kulit Tambah Kusam
Menurut pakar kecantikan Dr. Pakpilai Thavisin, banyak wanita yang masih kurang tepat dalam membersihkan wajah. Umumnya mereka menerapkan facial foam atau toner dengan cara diusap atau digosok dengan tangan. Padahal, terlalu banyak gesekan pada kulit bisa membuat permukaannya justru menjadi kusam dan kasar.
"Wanita punya kecenderungan terlalu banyak mengusap wajah. Saat membersihkan, memakai toner hingga menggunakan pelembab. Semakin sering diusap, kulit akan semakin mengalami kerusakan. Setelah sekian lama kita (membersihkan wajah) dengan diusap, kulit bisa teriritasi dan menjadi lebih gelap," jelas Dr. Pakpilai, saat memberikan beauty lecture di acara peluncuran Panasonic Beauty, Hotel St. Regis, Bangkok, Thailand, Kamis (13/09/2012).
Oleh karena, dokter yang juga pengusaha spa ini menyarankan untuk tidak terlalu sering mengusap wajah saat membersihkannya. Untuk meminimalisir usapan, Dr. Pakpilai menyarankan untuk melakukan facial steam atau penguapan sebelum membersihkan wajah. Saat di-steam, uap panas membuka pori-pori, air meresap ke dalam kulit dan membantu membersihkan wajah lebih mendalam.
"Facial steam bisa membersihkan debu dan kotoran lebih dalam sekaligus melembabkannya. Setelah steam, make-up akan lebih mudah terangkat sehingga tidak perlu terlalu kuat mengusap untuk membersihkannya," tuturnya.
Lakukan penguapan menggunakan baskom berisi air panas, atau bisa menggunakan alat steamer wajah elektronik selama lebih kurang 3-6 menit. Jaga jarak antara baskom air panas atau steamer wajah sejauh 20 cm. Terlalu jauh manfaatnya tidak akan maksimal, sementara jika terlalu dekat akan terasa sangat panas.
Setelah penguapan, baru bersihkan wajah menggunakan produk yang biasa Anda pakai. Namun Dr. Pakpilai menyarankan untuk menggunakan cleansing oil, usap secara perlahan lalu angkat menggunakan spons lembut atau handuk basah.
Lalu Anda bisa menggunakan toner. Jangan mengusap menggunakan kapas, tapi tepuk-tepuk dengan kedua tangan agar meresap. Begitu juga dengan pemakaian pelembab, aplikasikan dengan cara ditepuk-tepuk, bukan diusap atau oles.
"Jangan digosok ya, tapi tepuk-tepuk," Dr. Pakphilai mengingatkan. Jika diterapkan secara rutin, tips dari Dr. Pakphilai ini akan membuat kulit Anda tetap muda dan lembab sepanjang waktu.
(hst/eny)
Sumber: Wolipop
Wednesday, June 27, 2012
Mengapa Kulit Sekitar Mata Cepat Keriput?
"Dari semua bagian wajah, mata merupakan area kulit yang paling cepat mengalami penuaan. Dan ini berpengaruh pada struktur anatomi kulit sekitar mata itu sendiri," ungkap Noor Jumaatun, ahli perawatan kulit dan Artistry Training Manager Malaysia, saat peluncuran Artistry Creme L/X Eye di Epicentrum walk, Jakarta Selatan, Rabu (13/06/2012) lalu.
Ada beberapa alasan mengapa kulit di area mata cepat mengalami penuaan, yaitu:
1. Kulit lebih tipis
Dibandingkan dengan kulit wajah lainnya, kulit di sekitar mata memiliki lapisan yang lebih tipis. "Ketebalan kulit area mata hanya berkisar 0,5 mm saja, sehingga kulit area ini memiliki risiko yang lebih besar terhadap berbagai faktor perusak kulit," tambahnya. Faktor-faktor tersebut antara lain paparan sinar UV, iritasi, dan faktor lingkungan lainnya.
2. Kelenjar minyak sedikit
Tipisnya lapisan kulit pada area mata juga disebabkan rendahnya kelenjar minyak (sebaceous glands). Kelenjar minyak ini berfungsi untuk menjaga kelembaban pada area kulit mata. Kelenjar minyak yang sedikit ini akan menyebabkan kulit mata mudah kering. Selain itu, area sekitar mata juga hanya memiliki sedikit folikel rambut yang berguna untuk melindungi area sekitarnya.
3. Pembuluh darah tipis
Kulit sekitar mata memiliki banyak pembuluh darah yang tersusun sangat rapat. Sayangnya, pembuluh darah ini sangat tipis dan dilapisi dengan lapisan kulit yang tipis. "Maka hindari menggosok mata terlalu kencang, karena akan berakibat pembuluh darah ini pecah," ujar Noor.
Karena pembuluh darah serta lapisan kulit yang menaunginya juga tipis, ketika pembuluh darah dan kulit ini mengalami penuaan akan sangat mudah terlihat di wajah. Proses penuaan akan menyebabkan pembuluh darah menjadi keras dan menyempit.
4. Kurang elastis
Kulit di sekitar mata tergolong kurang elastis. Kandungan kolagen yang membuat kulit lebih elastis ini sangatlah sedikit. Selain itu, kolagen yang ada di lapisan kulit ini juga sangat halus dan tipis.
5. Lapisan lemak tipis
Kulit di area mata memiliki lapisan lemak yang sedikit, sehingga ketika ditekan pun lapisan ini tidak terasa kenyal dan "gemuk". Lapisan lemak yang sedikit akan membuat kulit area mata, baik yang di bawah mata maupun di kelopak mata, akan lebih mudah keriput dan cepat kendur.
6. Kurang dirawat
Karena lapisannya lebih tipis, krim perawatan wajah yang digunakan tidak semuanya bisa diaplikasikan untuk area mata yang lebih sensitif. Namun, sampai saat ini belum banyak orang yang konsisten untuk merawat kulit di area mata.
Kita sering "diskriminatif" dalam merawat kulit area mata. Misalnya, ketika mencuci muka Anda selalu memberi pijatan ringan di kulit wajah. Namun, Anda tidak melakukan hal serupa pada mata, walaupun hanya dengan air hangat. Padahal proses pemijatan area sekitar mata bisa membantu melancarkan peredaran darah dan meremajakan kulit.
"Seperti bagian wajah lainnya, kulit di area mata juga harus sering dipijat lembut agar lebih rileks," saran Noor.
Untuk merawat mata, Anda harus cukup istirahat agar tidak terbentuk kantung mata dan lingkaran gelap di mata. Kulit area mata juga bisa dirawat dengan cara selalu menggunakan kacamata anti UV (sunglasses) saat matahari terik. "Kesalahan banyak orang saat memilih kacamata adalah terlalu memikirkan bentuk dan kecocokan dengan muka, tapi melupakan tersedianya lapisan UV pada kacamata tersebut," tukasnya.
7. Banyak berkedip
Setiap manusia pasti berkedip. Dalam satu menit, Anda bisa berkedip sekitar 15 kali. Dan dalam satu hari, Anda bisa berkedip sampai 14.400 kali. Aktivitas otot mata seperti berkedip juga akan berpengaruh pada terbentuknya garis-garis halus dan kerutan di sekitar mata. "Dengan perawatan yang tepat dan melakukan massage di area mata maka, garis halus ini bisa disamarkan," tukasnya.
Sumber: kompas.com
Saturday, June 23, 2012
Agar Mandi Tak Menghilangkan Kelembaban Kulit
Begitu pun dengan kebiasaan scrubbing. Perawatan kulit ini tak harus Anda tinggalkan karena khawatir kelembaban kulit menghilang.
Agar mandi atau pembersihan tubuh lainnya tak menghilangkan kelembaban kulit, sebaiknya pilih produk dan lakukan perawatan tubuh secara tepat.
Dokter spesialis kulit, dr Abraham Arimuko, SpKK menjelaskan mandi dengan cara benar tak membuat kulit kering. Baik dari cara menggunakan sabun mandi, penggunaan air dan cara membilas tubuh dari sisa sabun.
Menurutnya, mandi bisa menyebabkan kulit kering jika Anda menggosok tubuh terlalu kuat dengan sabun. Penggunaan air yang terlalu panas juga bisa menyebabkan kulit kering setelah mandi.
"Sebaiknya pakai air dengan kehangatan sesuai suhu tubuh. Selain juga pilih produk pembersih yang memiliki pengganti pelembab tubuh alami tapi juga memiliki kemampuan membersihkan," tuturnya di sela peluncuran produk perawatan tubuh di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Cara membilas sabun dengan air saat mandi juga memengaruhi kelembaban kulit. Tubuh yang masih terasa licin setelah pemakaian sabun dianggap tak cukup bersih, sehingga pembilasan dengan air terus menerus dilakukan.
"Biasanya setelah pakai sabun tubuh terasa licin. Nah, kebiasaan yang bisa membuat kulit kering adalah ketika Anda terus membilas tubuh dengan air untuk menghilangkan sisa sabun yang terasa licin di tubuh, padahal Anda tak harus membersihkan tubuh dengan air hingga tubuh terasa kesat. Sebaiknya biarkan rasa licin itu tetap ada, namun pastikan tak ada sisa sabun yang menempel di tubuh," jelasnya.
Untuk menjaga kelembaban setelah mandi, dr Ari menyarankan selalu menggunakan pelembab. Penggunaan pelembab penting dilakukan setelah mandi, juga setelah scrubbing. Bahkan tak ada salahnya merawat tubuh dengan mengaplikasikan pelembab jelang tidur malam.
Sumber: Kompas.com
Wednesday, June 13, 2012
Ritual Mengurangi Kerutan pada Mata
Masalah di daerah seputar mata, seperti kerut-kerut tipis pada ujung luar mata, mengganggu penampilan. Kerutan pada mata membuat wajah terlihat tampak tua. Ini karena kulit di sekitar mata lebih tipis bila dibandingkan kulit wajah sebab kandungan elastin dan kolagen yang berperan melenturkan kulit lebih sedikit dibanding kulit wajah. Akibatnya muncul garis-garis atau kerut-kerut di seputar mata yang juga disebut sebagai tanda penuaan dini. Kenapa berkerut?
* Kerut halus di bagian luar atau ujung mata disebabkan oleh dehidrasi, penunaan dini, dan penuaan biologis.
* Kerut di bagian dalam pinggir mata bisa diakibatkan paparan sinar matahari yang merusak jaringan kandungan elastin dan jaringan kolagen, serta juga bisa disebabkan oleh stres yang berkepanjangan, udara dingin yang kering, dan kurang tidur.
Perawatan
* Membersihkan
Gunakanlah selalu eye make up remover untuk menghilangkan kotoran dari sisa make-up di seputar mata.
* Menghaluskan
Jangan pernah lupa untuk selalu menggunakan krim mata pagi sebelum menggunakan tata rias dan malam sebelum tidur. Lakukan pemijatan yang lembut di seputar mata. Krim mata mengandung vitamin A, vitamin E, dan asam glukolat yang sangat baik untuk mengurangi kerut-kerut di sekitar mata, selain juga mampu mendinginkan dan menghaluskan kulit di sekitar mata.
* Melembabkan
Gunakan masker mata untuk melembabkan kulit di sekitar mata. Selain itu, masker juga melindungi mata dari sinar matahari dan mengurangi pembengkakan (kantong di bawah mata).
Di dalam masker mata terdapat zat aktif yang mampu memperbarui sel-sel yang rusak di seputar mata sehingga proses pengerutan bisa diperlambat. (Nova/Ita Adnan)
Kurangi Kerut Wajah dengan Face Diet
Face diet ini lebih menekankan pada pentingnya menjaga asupan makanan bagi kulit untuk menghilangkan kerutan dan penuaan dini. Diet ini sudah dilakukan oleh aktris Eva Mendes. Dengan melakukan face diet ini selama tiga hari, Anda akan mendapatkan kulit yang kencang, bercahaya, dan bebas kerutan.
Ahli dermatologi Amerika, Dr Nicholas Perricone, mengatakan bahwa face diet ini bisa dilakukan dengan mengontrol pola dan nafsu makan, serta menghindari beberapa jenis makanan dan minuman. Perricone percaya bahwa konsumsi alkohol, gula, garam, dan kopi akan membuat peradangan di kulit, dan memicu penuaan dini. Ia pun menganjurkan untuk mengurangi asupan tersebut dan menggantinya dengan berbagai makanan yang bisa meningkatkan kesehatan kulit seperti minyak omega 3 dan antioksidan, yang melindungi membran sel-sel kulit di sekitar wajah dan membantu mempertahankan kelembaban kulit.
Ia juga merekomendasikan untuk mengonsumsi banyak air putih karena selain baik untuk kesehatan tubuh dan pencernaan, air putih juga terbukti mampu melembabkan dan menyehatkan kulit. Dalam tiga hari ini Anda disarankan untuk banyak mengonsumsi daging ikan salmon, sayuran hijau, buah, dan kacang-kacangan. Semua makanan ini memiliki antioksidan dan asam lemak yang bergizi tinggi. Selain itu, kurangi juga asupan garam, gula, kafein, gandum, dan wine dari daftar menu Anda.
Pola makan yang dianjurkan antara lain tiga buah telur dadar atau omelet, ikan salmon, dan semangkuk kecil bubur, serta buah untuk sarapan. Salad salmon dan buah untuk makan siang, ikan salmon, sayuran hijau, dan buah untuk makan malam. Kurangi juga konsumsi kafein, karena kandungan kafein yang terlalu banyak dalam darah bisa melebarkan pembuluh darah dan membuat kulit terlihat memerah.
Dengan diet ini wajah bisa terlihat lebih cerah, dan sehat. Namun, menurut dermatolog Dr Sam Bunting dari Harley Street, " Butuh waktu enam minggu untuk melihat perbedaan pada kulit sehingga sebenarnya tiga hari sangat kurang untuk bisa melihat perubahaannya. Meski demikian menghindari konsumsi garam berlebih akan membantu mengurangi retensi air berlebihan."
Sumber: Daily Mail
Cara Susu Mengencangkan Kulit Wajah
Menurut David Bank, MD, spesialis kulit dari Mount Kisco New York, apa yang dipelopori ratu Mesir itu memang bermanfaat bagi kulit. Sebab kandungan protein, lemak, asam amino, dan vitamin A yang ada dalam susu mampu meredakan iritasi pada kulit.
Tidak hanya itu, susu juga mengandung asam laktat yang jamak dipakai sebagai formula dalam peeling. Asam laktat yang dimaksud adalah alpha hydroxyl acid yang dapat Anda temukan di balik label masker dan peeling. Zat ini berfungsi untuk membantu proses regenerasi yang dilakukan kulit. Struktur jaringan kulit yang sehat akan membuat kulit tampak cerah alami.
Caranya, ambil sehelai kain yang biasa digunakan untuk membersihkan wajah. Lalu rendam kain dalam susu segar yang dingin. Setelah itu, tempelkan di wajah kurang lebih selama 10 menit. Bilas wajah dengan air hingga bersih. Selamat menikmati kesegaran pada kulit Anda.
Riani Susanto, ND, CT, naturopathy doctor dan detoxification specialist, juga berbagi tips agar kulit menjadi segar dan kencang. Caranya dengan membuat masker yang terbuat dari campuran putih telur dan yogurt, yang tak lain merupakan produk olahan susu.
Bahan:
2 sendok makan organik homemade yogurt full cream
2 butir telur, ambil putihnya saja
Cara membuat dan aplikasi:
Campur dan aduk semua bahan, lalu oleskan di kulit wajah. Biarkan selama 15 menit. Cuci wajah dengan air dingin, setelah bersih gunakan toner dari aloe vera gel.
(Prevention Indonesia Online/Dian/Siagian Priska)
Sumber: kompas.com
7 Langkah Kurangi Kerutan di Wajah
Menurut Riani Susanto, ND, CT, naturopathy doctor dan spesialis detoksifikasi, penuaan pada kulit antara lain disebabkan oleh kontaminasi zat racun pada sel kulit, sirkulasi oksigen yang kurang, mengerutnya jaringan kulit karena kurangnya asam lemak, dan massa otot. Garis kerutan dan tekstur kulit yang kasar merupakan tanda buruknya kadar kolagen di bawah kulit.
Yang bisa Anda lakukan:
* Mendetoksifikasi hati dengan minum jus wortel/bit/mentimun seminggu sekali.
* Minum air putih hangat yang dicampur perasan lemon. Ampas dari lemon bisa digosokkan perlahan pada bintik hitam di kulit wajah.
* Konsumsi wholefood supplement yang mengandung hyaluronic acid dan/atau collagen booster dan silica yang bisa membantu meregenerasi sel-sel kulit yang sudah menua.
* Gunakan serum untuk menambah kadar air dan membantu memperbaiki kolagen di bawah kulit.
* Usapkan tabir surya untuk menghindari radiasi sinar matahari, karena semakin sering kita terpapar sinar matahari, semakin cepat kulit wajah menua atau kusam.
* Tinggalkan kebiasaan merokok atau hindari lingkungan berasap rokok. Jauhi stres dan cukup tidur di malam hari.
* Cuci wajah dengan air dan sabun muka yang cocok sebelum tidur dan pada pagi hari. Ritualnya: Cuci muka, lalu usapkan toner, moisturizer, sunblock, eye cream, loose powder, dan terakhir make-up.
Yang paling penting, lakukan olahraga ringan, lebih optimistis menghadapi hidup, makan makanan lezat kaya antioksidan, dan rajinlah merawat kulit.





























