YUKA Natural Soap | Pesona Keharuman Alami

Yuka Natural Soap adalah sabun yang diramu dari bahan alami, 100% NON Alkohol dan NON Deterjen. Terinspirasi dari kekayaan alam, Yuka disajikan dalam harmoni keunggulan aroma dan kualitas.

YUKA Natural Soap | Katalog Produk

Dengan Yuka natural Soap, kini Anda bisa nikmati sensasi Home Spa setiap hari dengan kualitas istimewa. All Varian: Baca Selengkapnya

Best Choice, Best Price, Best Seller, Best Quality

Inspirasi Cantik Alami | Best Seller Product. Menyajikan produk pilihan alami kesehatan dan kecantikan dengan harga menarik dan kualitas terbaik, pilihan utama Anda.

Masker Herbal Spirulina | Nutrisi Alami bagi Kulit

Spirulina adalah sejenis gangang hijau biru yang merupakan sumber nutrisi yang kaya asam amino essensial, vitamin, mineral, karotenoid yang dibutuhkan oleh tubuh.

Tiens Aura Energy Stone | Inspirasi Cantik Alami

Apa sih sebenarnya Kalung Aura Energy itu? Aura Energy Stone adalah kalung yang mampu menghasilkan sinar infra merah, ion negatif, terbukti mampu meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Friday, November 23, 2012

Pengidap Diabetes Perlu Vitamin D Agar Terhindar dari Infeksi Gigi

Pengidap Diabetes Perlu Vitamin D Agar Terhindar dari Infeksi Gigi - Chantile Beauty Care

Pengidap Diabetes Perlu Vitamin D Agar Terhindar dari Infeksi Gigi (Chantile Beauty Care) - Pengidap diabetes lebih rentan terhadap infeksi yang menyebabkan kerusakan gigi atau periodontitis. Ketika telah terjadi, penyakit ini sulit diobati tetapi dapat dicegah dengan cara sederhana yaitu meningkatkan asupan vitamin D.

Periodontitis adalah peradangan dan infeksi pada jaringan di sekitar gigi yang merupakan penyebab utama hilangnya gigi pada orang dewasa. Sayangnya kerusakan tersebut bersifat ireversibel, yang tidak dapat diperbaiki lagi tetapi hal ini dapat dicegah.
Sebuah studi baru menemukan bahwa vitamin D dapat membantu mencegah periodontitis, terutama pada pasien dengan diabetes. Pengidap diabetes umumnya lebih rentan terhadap infeksi, sehingga lebih berisiko terhadap periodontitis.

Penyakit ini terjadi ketika plak menetap pada gigi selama beberapa hari dan mengeras menjadi tartar, yang kemudian menarik bakteri dan menyebabkan pembengkakan, infeksi atau radang gusi.

Awalnya, gejala ini hanya akan menyebabkan ketidaknyamanan ringan pada mulut yang dapat diatasi dengan membersihkan gigi untuk menghilangkan karang gigi tersebut. Tetapi jika telah terjadi peradangan, dapat terbentuk kantong antar gigi dan gusi, mengundang lebih banyak bakteri dan dapat menyebabkan hilangnya jaringan dan tulang.

Dalam studi yang dipimpin oleh peneliti dari Universitas di Chengdu, Cina, para peneliti menemukan bahwa vitamin D dapat membantu melindungi terhadap periodontitis pada penderita diabetes, seperti dikutip dari MNN, Kamis (21/11/2012).

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Steroid tersebut menemukan bahwa tikus diabetes yang diberi dosis suplemen vitamin D menunjukkan penurunan risiko peradangan yang terkait dengan periodontitis yang lebih baik daripada tikus yang diberi plasebo.

Anda dapat memperoleh keuntungan dari penemuan ini, karena tubuh dapat menghasilkan vitamin D secara alami dengan bantuan sinar matahari. Sehingga, upaya pencegahan periodontitis dapat lebih mudah, yaitu dengan beraktivitas di bawah sinar matahari pagi selama beberapa menit atau Anda juga dapat mengambil suplemen vitamin D.  Pengidap Diabetes Perlu Vitamin D Agar Terhindar dari Infeksi Gigi (Chantile Beauty Care) 

(vit/vit)
Sumber: DetikHealth

Sunday, November 11, 2012

Orang Bisa Meninggal Jika Tidak Minum 10 Hari

Orang Bisa Meninggal Jika Tidak Minum 10 Hari (Chantile Beauty Care) - Kadang orang suka menyepelekan minum air putih, karenanya tak jarang kondisi ini memicu dehidrasi. Padahal jika seseorang tidak minum selama 10 hari bisa menyebabkan kematian.

"9-10 Hari orang nggak dapat air bisa meninggal, karena itu air sangat penting," ujar Prof dr Ahmad Sulaeman, ahli pangan dari IPB, dalam acara Jelajah Gizi Sarihusada di Gunung Kidul, Yogyakarta, Jumat (2/11/2012).

Prof Ahmad menuturkan setiap hari seseorang mengeluarkan cairan dari dalam tubuh baik melalui urine atau keringat. Cairan yang keluar ini harus segera diganti atau diisi lagi, karena itu minun air adalah hal yang sangat penting.

"Orang masih bisa bertahan hidup hingga sebulan jika tidak makan, tapi kalau nggak minum 9-10 hari bisa meninggal," ujar Prof Ahmad.

Dehidrasi merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi di masyarakat, tapi sayangnya banyak yang tidak menyadari hal ini. Gejala dehidrasi yang muncul seperti kulit dan mulut kering, berkurangnya volume urine, keringat, air liur, menangis tanpa mengeluarkan air mata, pusing atau sakit kepala dan pada tahap akhir bisa membuat tekanan darah turun serta pingsan.

Kebutuhan air yang harus dikonsumsi orang berbeda-beda, hal ini karena tergantung dari beberapa faktor seperti berat badan, jenis kelamin, cuaca dan juga aktivitas yang dilakukannya sehari-hari. Misalnya orang yang aktif secara fisik atau tinggal di iklim panas, maka kebutuhan airnya lebih banyak.

Untuk itu jangan anggap sepele minum air putih, biasakan selalu minum sebelum rasa haus datang meskipun berada di dalam ruangan yang dingin atau ber-AC karena tubuh tetep mengeluarkan cairan dalam bentuk urine dan juga napas. Jika cairan ini tidak segera digantikan maka bisa memicu terjadinya dehidrasi yang membuat fungsi tubuh tidak bisa bekerja optimal.
Orang Bisa Meninggal Jika Tidak Minum 10 Hari (Chantile Beauty Care)

(ver/vta)

Lakukan Ini Biar Tak Gampang Pilek di Musim Hujan

Agar tidak Gampang Pilek di Musim Hujan (Chantile Beauty Care)
Lakukan Ini Biar Tak Gampang Pilek di Musim Hujan (Chantile Beauty Care) - Pilek sangat mudah menyerang dalam cuaca dingin seperti di musim hujan sekarang ini. Namun jangan hanya pasrah begitu saja, banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit yang bikin hidung meler serta bersin-bersin tersebut.

Beberapa cara untuk mencegah atau meredakan gejala pilek yang bisa dilakukan di musim hujan antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Menshealth.com, Selasa (6/11/2012).

1. Perbanyak asupan zink
Zink atau seng merupakan mineral penting yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Konsumsi suplemen zink pada hari pertama merasakan gejala pilek terbukti bisa mengurangi tingkat keparahan gejala, bahkan jadi lebih cepat sembuh.

2. Tenangkan pikiran
Bagi yang suka meditasi, teknik olah pikiran ini akan sangat membantu meredakan stres yang berarti juga bisa menangkal pilek. Pikiran yang tenang dan lebih rileks terbukti mengurangi tingkat keparahan dan lamanya serangan pilek sebanyak 35-60 persen.

3. Perbanyak minum
Cairan tubuh yang selalu terjaga akan membuat hidung dan saluran napas tetap lembab. Partikel-partikel kuman akan kesulitan untuk masuk, sehingga infeksi lebih mudah dicegah.

4. Sering berkumur
Bukti ilmiah menunjukkan bahwa kumur dengan air bersih beberapa kali dalam sehari bisa menyingkirkan kuman-kuman yang mungkin bersembunyi di mulut.

5. Minum probiotik
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa minuman probiotik bisa mengurangi lamanya serangan pilek dari rata-rata 6 hari menjadi 4 hati saja. Tingkat keparahan gejala juga berkurang 30 persen.

6. Coba ramuan herbal
Herbal asli Afrika, Pelargonium sidoides merupakan salah satu contoh ramuan untuk pilek yang cukup terkenal di seluruh dunia. Sama seperti suplemen zink, herbal ini sebaiknya juga dikonsumsi sejak hari pertama gejala pilek muncul.

7. Perbanyak vitamin D
Bukan kebetulan kalau pilek paling banyak menyerang saat matahari lebih banyak bersembunyi di balik mendung. Tubuh membutuhkan sinar matahari untuk mengubah provitamin D menjadi vitamin D. Tanpa vitamin D, daya tahan tubuh akan melemah.

8. Istirahatkan tubuh dan pikiran
Olahraga memang penting untuk menjaga badan tetap bugar. Namun sekali kena pilek, sangat disarankan untuk berhenti dulu sampai gejalanya mereda. Perbanyak waktu istirahat agar tubuh punya cukup energi untuk memerangi infeksi.

9. Makan bawang putih
Meski bau dan rasanya tidak enak, bawang putih merupakan antimikroba alami yang sangat bisa diandalkan. Memperbanyak konsumsi bawang putih akan membantu sistem imun tubuh untuk menangkal penyakit maupun menyembuhkan bagi yang sudah terlanjur kena.

10. Tambah jam tidur
Penelitian di jurnal Archives of Internal Medicine membuktikan bahwa orang yang tidur kurang dari 7 jam/hari 3 kali lebih rentan pilek dibanding yang tidurnya 8 jam/hari. Tidur bisa meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga pilek juga bisa mengindikasikan bahwa seseorang sedang kurang tidur.
Lakukan Ini Biar Tak Gampang Pilek di Musim Hujan (Chantile Beauty Care)


(up/nvt)
Sumber: DetikHealth

Duduk Salah Posisi Tak Cuma Bikin Penyakit, Bisa Juga Bikin Galau

Duduk Salah Posisi bisa Bikin Galau (Waralaba Es Cepat Kaya)
Duduk Salah Posisi Tak Cuma Bikin Penyakit, Bisa Juga Bikin Galau (Waralaba Es Cepat Kaya) -
Duduk terlalu menyandar atau sebaliknya, terlalu membungkuk bukanlah posisi ideal. Selain membebani tulang punggung, posisi ini juga meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis dan bahkan bisa mempengaruhi suasana hati. Nah lho.

Posisi ideal untuk duduk maupun berdiri adalah tegak, tidak terlalu menyandar ataupun membungkuk. Berbagai penelitian telah mengaitkan kesalahan posisi duduk maupun berdiri dengan berbagai risiko penyakit kronis, mulai dari diabetes mellitus hingga gangguan jantung.

Dampak lain dari salah posisi saat duduk antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari MSNBC, Senin (5/11/2012).

1. Penyebab galau
Dalam penelitian terbaru di San Francisco State University, sekelompok relawan diminta berjalan dengan posisi membungkuk dan sebagian lagi berjalan dengan posisi normal. Relawan yang berjalan dengan posisi membungkuk terbukti lebih rentan mengalami depresi.

"Bahkan bahasa kita mencerminkan hubungan ini. Orang yang lemah dikatakan tidak punya tulang dan orang yang bangga dikatakan punya tulang punggung," kata Carol Krucoff, instruktur yoga dan pengarang buku Healing Yoga for Neck and Shoulder Pain.

2. Menyiksa usus dan organ dalam lainnya
Steven Weiniger, penulis buku Stand Taller, Live Longer mengatakan bahwa duduk maupun berdiri dalam posisi bungkuk membuat usus ikut terlipat. Menurutnya, kondisi ini bisa memperlambat segala proses di dalam tubuh yang melibatkan organ-organ tersebut.

Selain dengan menghindari posisi membungkuk, risiko usus terlipat juga bisa dihindari dengan melakukan beberapa gerakan olahraga. Salah satunya seperti yang dilakukan dalam yoga adalah Cobra, yakni tengkurap dengan posisi tangan mendorong tubuh bagian depan setinggi mungkin tapi kaki tetap berada di lantai.

3. Meningkatkan risiko kematian dan penyakit kronis
Penelitian terbaru di Australia menunjukkan bahwa di atas umur 25 tahun, tiap 1 jam nonton TV (yang biasanya dengan posisi terlalu santai dan tidak ideal) bisa mengurangi harapan hidup selama 21,8 menit. Penelitian lain di Inggris mengaitkannya juga dengan peningkatan risiko diabetes mellitus sebanyak 2 kali lipat dan gangguan kardiovaskular sebanyak 147 persen.

4. Kelihatan lebih gemuk
Apakah kursi bisa membuat seseorang tampak lebih gemuk? Ya, menurut Janice Novak, penulis buku Posture, Get it Straight. "Saat Anda (duduk) terlalu membungkuk, organ-organ di sekitar usus tidak punya tempat untuk bergerak kecuali ke bawah dan itu akan membuat Anda tampak lebih gemuk," katanya.

Solusinya sederhana, yakni berdiri dan lakukan aktivitas fisik yang cukup. Sekedar berdiri saja, seseorang bisa membakar kalori 20 persen lebih banyak dibandingkan duduk, serta meningkatkan metabolisme dan kepadatan tulang.

5. Menghambat sirkulasi
Weiniger mengibaratkan tubuh manusia seperti mesin yang memutarkan gas dan cairan terus menerus. Duduk berlebihan, apalagi dengan posisi yang tidak ideal dan kaki disilangkan, bisa menghambat sirkulasi tersebut dan meningkatkan tekanan di beberapa bagian sehingga bisa memicu varises yang disebut spider vein karena menyerupai sarang laba-laba.

Untuk menghindarinya, lakukan gerakan yang merangsang aliran darah dan cairan tubuh ke bagian bawah. Caranya dengan berdiri dalam posisi tegak, lalu angkat salah satu kaki sampai pahanya sejajar dengan tanah. Pertahankan posisi ini selama beberapa waktu lalu ganti dengan kaki yang satunya.
Duduk Salah Posisi Tak Cuma Bikin Penyakit, Bisa Juga Bikin Galau (Waralaba Es Cepat Kaya) -

(up/vit)
Sumber: DetikHealth

Garam Berlebihan Bisa Berbahaya, Ini Dia Jumlah Asupan yang Aman

Garam Berlebihan Bisa Berbahaya (Chantile Beauty Care)
Garam Berlebihan Bisa Berbahaya, Ini Dia Jumlah Asupan yang Aman (Chantile Beauty Care) - Tubuh memerlukan natrium yang dapat diperoleh dari asupan garam pada makanan. Tetapi asupan garam yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan, sehingga Anda perlu membatasi asupan garam sesuai yang dianjurkan oleh para ahli.

Asupan garam yang berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke. Sehingga American Heart Association (AHA) menyarankan seberapa banyak asupan garam yang aman dikonsumsi oleh orang-orang yang berisiko maupun orang-orang yang sehat.

Menurut pernyataan peneliti dari Tulane University School of Public Health, tekanan darah tinggi adalah penyebab utama penyakit kardiovaskular, yang telah mempengaruhi sekitar satu miliar penduduk dunia. Sehingga perlu dilakukan pencegahan lebih dini untuk mengurangi risikonya.

"Kami telah mengkaji beberapa penelitian yang menunjukkan kaitan asupan natrium dalam garam dengan risiko penyakit. Untuk mencegah dan mengurangi risiko penyakit, seseorang perlu mengurangi jumlah garam yang dikonsumsinya sehari-hari," kata Nancy Brown, pimpinan AHA, seperti dilansir health.india, Senin(5/11/2012).

Batasan jumlah garam yang dianjurkan adalah kurang dari 1.500 mg atau sekitar 3/4 dari sendok teh setiap harinya. Sayangnya, Anda dapat mendapatkan asupan natrium dari berbagai makanan yang Anda konsumsi sehari-hari, seperti makanan ringan dan makanan olahan.

Makanan olahan dan makanan kemasan mengandung kadar garam tinggi, yang biasanya ditambahkan agar makanan lebih awet. Untuk mengurangi risiko penyakit akibat tekanan darah tinggi karna konsumsi natrium yang berlebihan, kurangi konsumsi makanan olahan dan masak sendiri makanan Anda dengan memperhatikan takaran garam tidak lebih dari 3/4 sendok teh.

Anak-anak biasanya mengonsumsi garam melebihi kebutuhannya yang didapatkan dari jajanan di sekolah dan makanan ringan yang asin. Makanan asin yang dikonsumsi oleh anak-anak dapat menyumbang natrium hingga rata-rata lebih dari 3.400 mg per hari.

Oleh karena itu, Anda perlu mengajarkan pada anak untuk memilih makanan ringan yang sehat seperti buah apel, kacang, dan sebagainya. Selain itu kurangi konsumsi makanan olahan dengan memasak sendiri makanan Anda agar dapat memastikan takaran garam dalam makanan aman bagi kesehatan.

Perkaya rasa dengan beberapa rempah-rempah seperti ketumbar, jintan dan biji adas, atau perasa lainnya, seperti lemon, agar makanan tetap lezat meski tidak mengandung cukup banyak garam.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...