YUKA Natural Soap | Pesona Keharuman Alami

Yuka Natural Soap adalah sabun yang diramu dari bahan alami, 100% NON Alkohol dan NON Deterjen. Terinspirasi dari kekayaan alam, Yuka disajikan dalam harmoni keunggulan aroma dan kualitas.

YUKA Natural Soap | Katalog Produk

Dengan Yuka natural Soap, kini Anda bisa nikmati sensasi Home Spa setiap hari dengan kualitas istimewa. All Varian: Baca Selengkapnya

Best Choice, Best Price, Best Seller, Best Quality

Inspirasi Cantik Alami | Best Seller Product. Menyajikan produk pilihan alami kesehatan dan kecantikan dengan harga menarik dan kualitas terbaik, pilihan utama Anda.

Masker Herbal Spirulina | Nutrisi Alami bagi Kulit

Spirulina adalah sejenis gangang hijau biru yang merupakan sumber nutrisi yang kaya asam amino essensial, vitamin, mineral, karotenoid yang dibutuhkan oleh tubuh.

Tiens Aura Energy Stone | Inspirasi Cantik Alami

Apa sih sebenarnya Kalung Aura Energy itu? Aura Energy Stone adalah kalung yang mampu menghasilkan sinar infra merah, ion negatif, terbukti mampu meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Saturday, September 15, 2012

Kesalahan Wanita Saat Cuci Muka yang Buat Kulit Tambah Kusam

Membersihkan merupakan langkah paling awal dalam perawatan wajah. Caranya pun tak boleh dilakukan sembarangan karena bisa berakibat kulit kusam dan cepat mengalami penuaan.

Menurut pakar kecantikan Dr. Pakpilai Thavisin, banyak wanita yang masih kurang tepat dalam membersihkan wajah. Umumnya mereka menerapkan facial foam atau toner dengan cara diusap atau digosok dengan tangan. Padahal, terlalu banyak gesekan pada kulit bisa membuat permukaannya justru menjadi kusam dan kasar.

"Wanita punya kecenderungan terlalu banyak mengusap wajah. Saat membersihkan, memakai toner hingga menggunakan pelembab. Semakin sering diusap, kulit akan semakin mengalami kerusakan. Setelah sekian lama kita (membersihkan wajah) dengan diusap, kulit bisa teriritasi dan menjadi lebih gelap," jelas Dr. Pakpilai, saat memberikan beauty lecture di acara peluncuran Panasonic Beauty, Hotel St. Regis, Bangkok, Thailand, Kamis (13/09/2012).

Oleh karena, dokter yang juga pengusaha spa ini menyarankan untuk tidak terlalu sering mengusap wajah saat membersihkannya. Untuk meminimalisir usapan, Dr. Pakpilai menyarankan untuk melakukan facial steam atau penguapan sebelum membersihkan wajah. Saat di-steam, uap panas membuka pori-pori, air meresap ke dalam kulit dan membantu membersihkan wajah lebih mendalam.

"Facial steam bisa membersihkan debu dan kotoran lebih dalam sekaligus melembabkannya. Setelah steam, make-up akan lebih mudah terangkat sehingga tidak perlu terlalu kuat mengusap untuk membersihkannya," tuturnya.

Lakukan penguapan menggunakan baskom berisi air panas, atau bisa menggunakan alat steamer wajah elektronik selama lebih kurang 3-6 menit. Jaga jarak antara baskom air panas atau steamer wajah sejauh 20 cm. Terlalu jauh manfaatnya tidak akan maksimal, sementara jika terlalu dekat akan terasa sangat panas.

Setelah penguapan, baru bersihkan wajah menggunakan produk yang biasa Anda pakai. Namun Dr. Pakpilai menyarankan untuk menggunakan cleansing oil, usap secara perlahan lalu angkat menggunakan spons lembut atau handuk basah.

Lalu Anda bisa menggunakan toner. Jangan mengusap menggunakan kapas, tapi tepuk-tepuk dengan kedua tangan agar meresap. Begitu juga dengan pemakaian pelembab, aplikasikan dengan cara ditepuk-tepuk, bukan diusap atau oles.

"Jangan digosok ya, tapi tepuk-tepuk," Dr. Pakphilai mengingatkan. Jika diterapkan secara rutin, tips dari Dr. Pakphilai ini akan membuat kulit Anda tetap muda dan lembab sepanjang waktu.

(hst/eny)
Sumber: Wolipop

Banyak Hutang Bikin Orang 3 Kali Lebih Rentan Gangguan Jiwa



Hutang yang menumpuk dan berbagai tagihan yang belum dibayar sudah tentu akan jadi pikiran. Kalau tidak segera dilunasi, tanggungan semacam ini bisa membuat orang 3 kali lebih rentan mengalami gangguan kejiwaan yang serius dan membutuhkan intervensi psikologis.

Gangguan kejiwaan terkait berbagai tanggungan ekonomi yang paling sering dilaporkan, menurut penelitian terbaru antara lain rasa gelisah dari yang ringan hingga yang digolongkan parah. Contoh lainnya adalah stres, susah konsentrasi dan sulit mengambil keputusan dengan cermat dan bijak.

"Riset kami menunjukkan dengan jelas bahwa masalah hutang bisa memicu berbagai masalah kejiwaan yang lebih buruk," kara Dr John Gathergood dari University of Nottingham yang melakukan penelitian itu, seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (14/9/2012).

Selain banyaknya hutang, hal lain yang mempengaruhi peningkatan risiko gangguan kejiwaan adalah lingkungan tempat tinggal seseorang. Jika seseorang tinggal di suatu lingkungan yang kebanyakan sama-sama suka berhutang, maka dampaknya tidak akan terlalu besar dibanding jika lingkungannya tidak suka berhutang.

Dr Gathergood mengatakan, pengaruh dari lingkungan tersebut dikenal dengan istilah social norm effect. Sederhananya, pandangan negatif orang-orang di sekitar tentang kebiasaan berhutang bisa membuat orang yang banyak hutang makin tertekan dan merasa bersalah atas tunggakan-tunggakan yang harus dilunasinya.

Penelitian Dr Gathhergood yang juga dimuat di Economic Journal ini melibatkan sekitar 1.000 orang dewasa di Inggris dalam rentang waktu antara tahun 1991-2008. Sebagian besar partisipan punya masalah keuangan yang bisa dikategorikan sebagai hutang, mulai dari sewa kontrakan yang belum dibayar hingga tagihan-tagihan lain yang belum dilunasi.

Kondisi mental kejiwaan para partisipan diamati lewat pengisian General Health Questioner, sebuah kuesioner psikologis yang terdiri dari 12 pertanyaan. Hasilnya selain 3 kali lebih rentan gangguan kejiwaan, 1 dari 5 partisipan yang banyak hutang juga dilaporkan punya masalah yang dikategorikan sebagai medical impact of depression seperi rasa gelisah yang parah maupun keluhan lainnya.


(up/ir)
Sumber: Detikhealth

Apapun Namanya, Gula Tambahan Itu Tetap Bahaya

Gula tambahan telah lama diwanti-wanti sebagai salah satu penyebab utama meningkatnya angka obesitas, diabetes dan berbagai gangguan kesehatan terkait keduanya seperti penyakit lemak hati.

Hebatnya, gula tambahan ini bisa beredar dengan nama dan bentuk yang beragam padahal sebenarnya sama saja.

Apapun bentuknya, baik gula atau pemanis buatan akan mempengaruhi tubuh dengan cara yang sama, bahkan beberapa diantaranya memiliki dampak yang lebih buruk dari produk gula lainnya.

Salah satu produk pemanis yang paling 'berbahaya' dan banyak ditemukan pada berbagai produk makanan adalah sirup jagung berfruktosa tinggi karena dapat merusak pola makan.

Menurut studi yang dilakukan peneliti dari Princeton University, tikus yang diberi sirup jagung fruktosa tinggi atau HFCS mengalami penambahan berat badan lebih banyak daripada ketika diberi sukrosa meskipun jumlah yang digunakan sama banyaknya.

Lalu Dr. Barry Popkin dari University of North Carolina School of Public Health mengemukakan bahwa permasalahannya terletak pada jumlah gula yang dikandung setiap pemanis itu.

Contohnya, sirup jagung berfruktosa tinggi, meski jumlah fruktosanya lebih banyak daripada jenis gula lainnya tapi efek metaboliknya dengan pemanis lainnya adalah sama saja.

Banyaknya nama-nama gula yang beredar juga menimbulkan kebingungan publik, terutama terkait dengan jumlah kandungan gula dan kalorinya.

Produsen pembuat pemanis buatan pun dapat dengan seenaknya membuat daftar komposisi dengan formulasi gula yang berbeda-beda sehingga produk itu tampak mengandung gula yang lebih sedikit dari kandungan gula yang sebenarnya atau bila dibandingkan dengan produk lainnya.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kondisi seperti di atas, Anda dapat menyimak 10 jenis dan nama gula yang beredar luas di pasaran seperti dikutip dari huffingtonpost, Jumat (14/9/2012).

1. Concentrated fruit juice
Pemanis ini biasa diberi nama sesuai dengan nama buah yang diekstrak seperti apel atau pir.

Pasalnya, buah-buahan dikenai tarif yang lebih murah dari gula maka ketika diimpor harganya juga jauh lebih murah, katanya.

Kendati terdengar lebih sehat dan lebih alami daripada sirup jagung berfruktosa tinggi atau sirup gula lainnya, "Produk ini tak ada bedanya dengan gula," ujar Popkin.

2. Dextrose
Dextrose merupakan bentuk sederhana dari glukosa, tapi WiseGeek mengungkapkan banyak produsen percaya bahwa konsumen yang mengonsumsi dextrose akan memperoleh dampak negatif lebih sedikit daripada pengguna glukosa.

3. Maltosa
Maltosa atau gula malt adalah jenis gula yang terbuat dari dua molekul glukosa yang terikat.

Sirup jagung bermaltosa tinggi merupakan pemanis lain yang banyak beredar di pasaran, sama-sama berasal dari jagung namun diolah dengan cara yang berbeda.

4. Fruktosa kristal
Fruktosa kristal berasal dari jagung kendati jenis gula ini seringkali dikatakan 20 persen lebih manis daripada gula dan 5 persen lebih manis daripada sirup jagung berfruktosa tinggi.

5. Evaporated cane juice
Menurut Dr. Melina Jampolis, evaporated cane juice hanyalah gula yang diproses sedikit berbeda dari gula lainnya.

"Pengolahannya sengaja tak disempurnakan agar dapat mempertahankan kandungan vitamin dan mineralnya tapi sebenarnya jumlah kalorinya sama saja dengan gula," katanya.

6. Gula invert
Gula invert atau inverted sugar syrup itu sama halnya dengan madu, sirup mapel maupun sirup jagung berfruktosa tinggi. Di dalamnya terdapat sukrosa sederhana yang dibagi menjadi dua bagian yaitu glukosa dan fruktosa.

Masa penyimpanannya lebih lama daripada gula kristal, rasanya juga lebih manis.

7. Gula mentah atau raw sugar
Gula ini merupakan produk sampingan alami dari gula kristal. Mungkin dengan begitu orang berpikir gula jenis ini lebih alami daripada pemanis yang dibuat dengan bahan-bahan kimiawi tapi bukan berarti gula ini benar-benar mentah.

Cathy Nonas, direktur program diabetes dan obesitas dari North General Hospital, New York City mengatakan, "Hanya karena diklaim sebagai produk alami tapi bukan berarti produk itu benar-benar sehat untuk Anda."

8. Sirup malt
Pemanis ini sebagian besar terbuat dari gandum barley yang telah diubah menjadi gula yaitu maltosa.

9. Cane crystals
Cane crystal hanyalah nama lain dari evaporated cane sugar.

10. Fruktosa
Fruktosa adalah gula yang ditemukan dalam buah dan dikenal sebagai jenis gula paling manis yang dipasarkan secara komersial.

Jika dikonsumsi dalam konsentrasi dan jumlah yang tinggi, pakar endokrinologi kedokteran anak dari University of California, Robert Lustig meyakini bahwa fruktosa dapat berkontribusi terhadap munculnya obesitas, diabetes dan gangguan kesehatan lainnya.


(ir/ir)
Sumber: Detikheath

Khasiat Kedelai, Dari Tangkal Diabetes Sampai Bikin Panjang Umur

Sungguh disayangkan sekali melihat kenyataan bahwa Indonesia belum mampu mencukupi kebutuhan kedelai dalam negeri. Kedelai yang dianggap sepele ini sebenarnya mengandung banyak nutrisi yang menyehatkan. Bahkan kedelai disebut-sebut merupakan salah satu rahasia umur panjang orang Jepang.

"Selain sebagai sumber zat gizi makro, terutama protein karena mengandung asam amino esensial, kedelai juga banyak mengandung vitamin serta mineral fitokimia," kata kata dr Elvina Karyadi, MSc, PhD, SpGK, direktur Micronutrient Initiative Indonesia dalam talkshow bertema 'Beban Gizi Ganda di Indonesia dan Pola Makan Seimbang' yang diselenggarakan SoyJoy di Kembang Goela Restaurant, seperti ditulis (13/9/2012).

Beberapa penelitian telah menemukan hubungan yang signifikan antara konsumsi kedelai dengan penurunan risiko penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, osteoporosis dan diabetes. Bagi orang yang tengah menjalani program diet, kedelai merupakan salah satu pilihan yang baik sebab mengandung karbohidrat kompleks sehingga membuat tubuh cepat kenyang.

Kandungan fitoestrogen dalam kedelai juga dianggap baik dikonsumsi bagi wanita menopause. Setelah memasuki usia menopause, kadar testoteron wanita meningkat namun estrogen-nya menurun. Testoteron merupakan hormon khas pria dan estrogen merupakan hormon khas wanita. Inilah yang membuat wanita menopause jadi lebih galak dan rentan terserang penyakit.

Untuk penderita diabetes, kedelai sangat aman bahkan dianjurkan untuk dikonsumsi karena memiliki indeks glikemik yang rendah, yaitu sekitar 15. Indeks glikemik adalah ukuran kecepatan makanan diserap menjadi gula darah. Semakin tinggi indeks glikemik suatu makanan, semakin cepat dampaknya terhadap kenaikan gula darah.

Makanan dengan indeks glikemik tinggi, yaitu sekitar 70 - 100, berisiko menaikkan gula darah dan memicu munculnya diabetes. Diabetes sendiri mungkin tidak terlalu berbahaya. Masalahnya, diabetes seringkali memicu munculnya penyakit serius seperti hipertensi, serangan jantung dan stroke.

"Orang Jepang terkenal memiliki usia harapan hidup yang paling tinggi di dunia, namun mereka tidak suka minum susu. Masyarakat di sana lebih suka mengonsumsi susu kedelai dan beberapa produk kedelai. Kedelai lah yang membuat orang Jepang panjang umur," tutur dr Elvina.

Di Indonesia, kedelai banyak digunakan untuk membuat makanan tradisional seperti tempe dan tahu. Dalam wujud aslinya, tempe dan tahu memang memiliki manfaat kesehatan yang baik. Namun karena pengolahan yang salah, nutrisi yang terkandung bisa tertutupi oleh tingginya kolesterol jika digoreng atau gula jika dibacem.

(pah/ir)
Sumber: Detihkealth

Stres Sampai Tak Bisa Berpikir? Lakukan Ini

Terkadang seseorang bisa mencapai puncak stres yang sampai-sampai membuatnya tidak bisa berpikir atau konsentrasi. Jika mengalami hal ini, lakukanlah hal-hal berikut ini.

Meskipun stres dalam jumlah tertentu baik untuk kesehatan, tapi jika sampai mengganggu pekerjaan sehari-hari tentu perlu penanganan tersendiri agar dapat kembali beraktivitas.

Relaksasi adalah salah satu kegiatan yang paling efektif dalam mengatasi kesehatan mental, serta mencegah berkembangnya stres dan kecemasan yang pada akhirnya membuat orang merasa lebih baik.

Ada hal-hal tertentu bisa dilakukan untuk relaksasi seperti berendam di kamar mandi, mendengarkan musik dan berjalan-jalan di taman. Tapi bagi beberapa orang kegiatan tidak berhasil.

Jika cara tersebut tidak berhasil dan stres yang dialami sudah membuat orang tidak bisa berpikir, cobalah beberapa langkah berikut ini, seperti dikutip dari BBC, Sabtu (15/9/2012) yaitu:

1. Pilihlah tempat yang tenang dimana tidak ada orang yang akan ganggu.
2. Sebelum mulai, lakukan beberapa latihan peregangan ringan untuk meredakan ketegangan otot.
3. Buatlah diri senyaman mungkin, baik dengan duduk atau berbaring.
4. Mulailah bernapas secara perlahan dan dalam dengan tenang dan mudah atau tidak menyusahkan diri sendiri.
5. Pijat dengan lembut dan rileks setiap bagian tubuh mulai dari kaki hingga wajah dan kepala.
6. Ketika fokus pada masing-masing daerah, pikirkan kehangatan, kebahagian dan relaksasi.
7. Usahakan mendorong keluar pikiran-pikiran yang mengganggu.
8. Jangan terlalu memaksa diri, cukup melepaskan ketegangan di otot sehingga memungkinkan untuk jadi rileks.
9. Biarkan pikiran kosong, bebrapa orang biasanya dengan membayangkan tempat yang tenang dan indah seperti taman atau padang rumput.
10. Tetaplah seperti itu selama kurang lebih 20 menit kemudiam ambil napas dalam-dalam dan buka mata, tapi tetap duduk atau berbaring selama beberapa saat sebelum bangun.


(ver/ir)
Sumber: Detikhealth

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...